Senin, 22 Desember 2014

Warna Rambut

Kepribadian Berdasarkan Warna Rambut

Mungkin Kamu sering mendengar kalau rambut merupakan mahkota paling berharga, terutama bagi wanita. Tidak heran salah satu bagian yang ada pada tubuh ini selalu diberi perhatian dan perawatan ekstra. Jika Kamu pergi ke salon, tentunya Kamu tidak akan melewatkan perawatan rambut seperti creambath atau masker, bahkan agar selalu tampil trendy, Kamu terus mengikuti trend gaya rambut setiap waktunya. Hal ini tidak lain adalah untuk membuat perubahan besar pada diri Kamu. Selain tampil fashionable, rupanya kita bisa mengetahui bagaimana pribadi seseorang dari warna rambutnya lho.

Warna Hitam

Warna hitam memiliki kesan elegan, keteguhan dan dianggap simbol kekuatan dan keagungan. Seseorang yang berambut hitam merupakan sosok yang apabila menginginkan sesuatu maka dia akan berusaha dengan keras untuk mendapatkannya, selalu bersemangat dan pantang menyerah. Dia juga termasuk orang yang sangat kreatif, selalu fokus, idealis, penyabar dan tidak mudah dalam mengambil keputusan. Selain itu, dia senang memikirkan sesuatu secara mendalam. Dia juga terkesan misterius, sehingga terkadang sulit ditebak. Kekuatan yang dimiliki seseorang yang berambut hitam bisa sangat menguntungkan, namun jika digunakan untuk hal-hal negatif maka akan berdampak buruk dan dapat merugikan banyak orang. Sentuhan warna gelapnya memperkuat pribadinya yang matang.

Warna Coklat

Dalam budaya Barat, seseorang berambut coklat identik dengan seorang yang intelek, menarik, pribadi yang menyenangkan, lembut, ramah dan rendah hati. Dia juga termasuk orang yang bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berbeda. Namun, dalam keadaan tertentu yang membuatnya tersudut, dia dapat bertindak di luar kendali. Meski demikian, dia tetap orang yang santai dalam menjalani kehidupan.

Warna Merah

Kepribadian seseorang dari Warna Rambutnya
sumber gambar: www.stockngo.com
Seseorang berambut merah adalah sosok yang percaya diri, selalu ingin diperhatikan, ceria, mudah bergaul dan memiliki tingkat keangkuhan yang cukup tinggi. Jika warna rambutnya asli, dia merupakan sosok yang tidak mau dikalahkan dan selalu ingin menjadi yang utama. Karena memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, apalagi jika ditunjang dengan kemampuan lebih dalam dirinya, terkadang dia suka menyepelekan orang lain. Namun, jika warna rambutnya bukan yang sebenarnya atau dicat, dia hanya ingin menutupi kekurangan yang ada pada dirinya.

Warna Pirang

Warna pirang termasuk pada warna yang cerah, hal ini diidentikkan bagi mereka yang berambut pirang merupakan seseorang yang enerjik, penuh gaya, sensual dan menarik. Dia juga termasuk orang yang manja dan selalu menuntut perhatian yang lebih. Baik pria maupun wanita, mereka yang berambut pirang sangat lihai dalam hal menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.
Nah! Bagaimana? Apakah karakter-karakter di atas sesuai dengan warna rambutmu? Terlepas benar atau tidak, yang jelas rambut merupakan salah satu bagian pada tubuh yang harus tetap dijaga dengan baik.

Penyakit Jantung

Ciri-ciri (Gejala) Penyakit Jantung

Penyakit jantung memiliki berbagai tipe, yaitu pada pembuluh darah (penyakit kardiovaskular), denyut jantung yang abnormal (aritmia), cacat jantung, penebalan otot jantung (kardiomiopati), infeksi pada jantung dan kelainan pada katup jantung. Namun, umumnya yang banyak dikenal adalah jenis penyakit kardiovaskular dan aritmia (denyut jantung yang abnormal). Pada umumnya, penyakit jantung disebabkan oleh materi lemak dan komponen lain yang membentuk plak pada dinding pembuluh darah, sehingga pembuluh darah akan mengalami penyempitan, bahkan lama-kelamaan bisa mengalami penyumbatan. Nah, berikut ini ciri-ciri penyakit jantung yang mencakup dua jenis yang utama itu.
Ciri-ciri Penyakit Jantung
Ciri-ciri (gejala) Penyakit Kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular disebabkan oleh menyempitnya, blok (tersumbat) atau berkurangnya elastisitas pembuluh darah sehingga jantung, otak dan bagian tubuh lainnya tidak dapat menerima pasokan darah yang cukup untuk kebutuhannya. Nah, berikut ini beberapa gejala dari penyakit kardiovaskular:
  • Dada terasa sakit (angina)
  • Nafas tersengal-sengal atau terasa pendek
  • Sakit, mati rasa, terasa lemah atau dingin pada kaki atau lengan. Hal itu terjadi jika terjadi penyempitan pembuluh darah pada bagian tersebut.
Manifestasi dari penyakit kardiovaskular adalah terjadinya serangan jantung, stroke atau gagal jantung. Kenali gejala penyakit kardiovaskular sedini mungkin, sehingga tindakan kuratif bisa segera diambil dan mengurangi tingkat resiko kejadian yang tidak diinginkan.
Aritmia atau Denyut Jantung yang Abnormal
Jantung yang mengalami aritmia berdetak terlalu lambat, terlalu cepat atau tidak teratur. Berikut ini beberapa gejala jantung aritmia:
  • Terasa debaran jantung di dada
  • Takikardi (jantung berdegup cepat)
  • Bradikardi (jantung berdegup lambat)
  • Dada terasa sakit
  • Nafas terasa pendek
  • Kepala pusing
  • Pingsan atau hampir pingsan


Virus Ebola

Apa itu Virus Ebola? Penyakit, Jenis, Gejala dan Cara Penanganannya

Sebelum membicarakan mengenai virus Ebola, ada baiknya Kamu terlebih dahulu mengetahui apa itu virus di artikel ini, Mengenal Virus Yuk….
Virus Ebola dapat menyebabkan suatu penyakit serius yang akut yang bila tidak ditangani dapat berakibat fatal. Kata Ebola terambil dari nama sebuah sungai yang di dekatnya terjadi wabah penyakit virus Ebola. Kejadian di sungai Ebola itu sebenarnya bukanlah yang pertama, namun kejadian munculnya Ebola di dekat daerah sungai Ebola terjadi setelah kasus yang pertama. Kasus pertama Ebola terjadi pada tahun 1976 dan terjadi secara simultan pada 2 orang, satu di Nzara (Sudan) dan satu lagi di Yambuku (Republik Demokratik Kongo). Dan kejadian Ebola yang terbaru terjadi pada bulan Maret 2014 yang disinyalir merupakan kejadian yang paling besar dan paling kompleks semenjak pertama kali ditemukan (tahun 1976).
Virus Ebola termasuk ke dalam famili Floviridae, yaitu genus Ebolavirus. Saat ini, 5 spesies Ebolavirus telah teridentifikasi, yaitu Zaire, Bundibugyo, Sudan, Reston dan Tai Forest. Kejadian yang terbaru (2014 di Afrika Barat) disebabkan oleh spesies Zaire.
Virus Ebola
Demam hemorrhagic Ebola atau Ebola Hemorrhagic Fever merupakan penyakit menular dan mematikan yang dapat diderita oleh manusia dan juga primata, seperti monyet, gorilla dan simpanse. Penyakit demam Ebola dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat berakibat fatal.
Cara Virus Ebola Tersebar
Ketika seseorang terjangkit oleh virus Ebola, maka virus tersebut dapat tertular ke orang lain melalui berbagai cara. Sentuhan atau paparan pada tetesan darah, urine atau cairan tubuh lain yang berasal dari penderita Ebola merupakan salah satu cara tertularnya virus Ebola. Jarum yang terkontaminasi darah atau cairan tubuh dapat juga menjadi media untuk tertularnya virus Ebola. Oleh karena itu, virus Ebola dapat tersebar dengan cepat, terutama pada tenaga kesehatan apabila tidak mengenakan pelindung dengan baik.
Virus Ebola tidak bisa menyebar lewat makanan ataupun minuman layaknya virus yang lain. Virus Ebola juga tidak menyebar lewat udara layaknya virus influenza. Oleh sebab itulah, virus Ebola tidak semudah virus influenza untuk bisa tertular ke orang lain.

Tanda dan Gejala Ebola
Tanda-tanda pertama Ebola mulai muncul setelah 2 hingga 21 hari semenjak terekspos oleh virus tersebut. Kebanyakan orang pada umumnya akan mengalami gejala Ebola yang dimulai dari hari ke-8 hingga ke-10 setelah terpapar.
Gejala awal Ebola termasuk berikut ini:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit pada otot dan persendian
  • Kelelahan
  • Sakit pada ternggorokan
  • Menggigil
Seiring dengan berkembangnya penyakit Ebola di dalam tubuh, gejala-gejala berikut ini akan terlihat, yaitu:
  • Terjadi perdarahan di dalam dan luar tubuh
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Kemerahan pada kulit
  • Sakit pada dada dan perut
  • Kesulitan dalam bernafas dan menelan
Pada tingkat perkembangan selanjutnya yang menunjukkan bahwa keadaan pasien semakin parah maka perdarahan yang terjadi akan semakin parah. Shock, koma dan kegagalan fungsi organ serta
kematian.


Penanganan
Penanganan Ebola harus dilakukan secara intensif di unit perawatan rumah sakit. Penanganan tersebut meliputi hidrasi yang harus senantiasa dijaga, suplai oksigen yang juga harus dijaga, menjaga tekanan darah, menggantikan darah yang hilang dengan transfusi darah, serta mengobati gejala yang muncul. Penderita Ebola juga harus diidolasi agar dapat menjaga kontak dengan orang lain, sehingga tidak tertlar.
Vaksin untuk virus Ebola hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam tahap penelitian. Oleh karena itu, untuk meminimalisir korban jiwa akibat Ebola, maka kontak kepada penderita harus dihindari dan jangan berkunjung ke suatu tempat dimana terjadi outbreak virus Ebola, seperti di benua Afrika.

Cara Perawatan Rambut Berminyak

Cara Perawatan Rambut Berminyak

Ada beberapa jenis rambut, salah satunya adalah rambut berminyak. Ciri rambut berminyak adalah kondisi rambut lebih berminyak, mudah lepek dan lengket. Ciri lainnya adalah produksi minyak terjadi lebih cepat, yaitu 1 atau 2 hari setelah keramas bisa langsung terlihat berminyak. Bahkan untuk beberapa orang, produksi minyaknya bisa lebih cepat lagi, yaitu 6-8 jam setelah keramas.
Minyak pada kulit kepala merupakan hasil dari sekresi sebum (minyak) oleh kelenjar sebacea (kelenjar minyak pada kulit). Sekresi sebum dimulai pada tahap pubertas, dan umumnya, rambut akan jadi lebih berminyak saat wanita sedang menstruasi.
Sebenarnya, minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar minyak ini diperlukan oleh kulit kepala untuk menjaga kulit kepala agar tetap sehat, mencegah kerusakan rambut seperti rambut bercabang, dan membantu melembabkan kulit kepala. Namun, bila produksinya berlebih, tentu saja akan menimbulkan masalah, seperti rambut lepek, lengket, bau, berketombe dan gatal-gatal.
Cara Merawat Rambut Berminyak
Berlebihnya produksi minyak pada kulit kepala seseorang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan, perubahan hormonal (seperti saat menstruasi), penggunaan pil KB, stres, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan minyak, dan perawatan rambut yang buruk.
Jenis rambut berminyak membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya, karena kulit kepala memproduksi lebih banyak sebum (minyak) dibandingkan jenis rambut lainnya. Jika Anda memiliki jenis rambut berminyak, Anda harus benar-benar paham bagaimana cara perawatannya. Karena bila salah, rambut Anda akan semakin terlihat berminyak, lepek, lengket, timbul bau yang kurang sedap (bau apek) dan gatal-gatal.
Lalu, bagaimana cara perawatan untuk rambut berminyak? Perhatikan tipsnya berikut ini:
  • Cuci rambut lebih sering namun jangan setiap hari Jenis rambut berminyak harus lebih sering dikeramas dibandingkan dengan jenis rambut lainnya (rambut normal atau kering). Keramas lebih sering akan mengurangi produksi minyak di kulit kepala. Agar hasilnya lebih optimal, saat keramas, gunakanlah produk perawatan rambut (sampo) yang memang ditujukan untuk jenis rambut berminyak.
    Meskipun Anda disarankan untuk keramas lebih sering, bukan berarti Anda boleh keramas setiap hari atau bahkan dua kali sehari. Penggunaan sampo yang terlalu sering justru akan membuat kulit kepala menjadi sangat kering. Minyak alami di kulit kepala juga bisa hilang. Kondisi seperti itu, secara alami akan direspon oleh kelenjar minyak pada kulit kepala sebagai tanda bahwa ia harus memproduksi minyak lebih banyak lagi untuk menggantikan minyak alami yang hilang. Untuk itu, keramaslah rambut lebih sering (bisa 3 kali dalam seminggu), namun jangan setiap hari.
  • Bilas sampai benar-benar bersih Saat keramas, pastikan bahwa Anda benar-benar membilas rambut sampai bersih. Upayakanlah agar tidak ada lagi sampo yang tertinggal di rambut, karena sisa sampo yang tertinggal di rambut dapat memperparah kondisi rambut berminyak Anda.
  • Keramas dengan air dingin atau air biasa Bilas rambut Anda dengan air dingin setelah keramas. Air dingin akan memperkecil pori-pori kulit kepala sehingga membuat kelenjar minyak tidak terlalu aktif dalam memproduksi minyak. Selain itu, air dingin juga membantu menutupi kutikula dan mengurangi kerusakan pada rambut. Selain air dingin, dapat juga menggunakan air biasa dengan suhu yang sama dengan suhu tubuh.
    Hindari keramas dengan air hangat karena air hangat cenderung membuka pori-pori di kulit kepala sehingga merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan minyak lebih banyak lagi. Hal yang sama juga berlaku untuk proses pengeringan rambut. Lebih disarankan bagi pemilik rambut berminyak untuk mengeringkan rambut secara alami. Sedapat mungkin, hindari cara pengeringan rambut dengan menggunakan hair dryer atau pengering rambut, karena panas justru akan merangsang produksi minyak lebih banyak lagi. Jika memang ingin menggunakan hair dryer, sebaiknya jangan gunakan hair dryer dengan jarak yang terlalu dekat dengan rambut untuk meminimalisir panas yang mengenai rambut.
    Selain hair dryer, penggunaan alat-alat perawatan rambut yang menghasilkan panas seperti alat pelurus rambut, hair blow, dan lain-lainnya sebaiknya juga dikurangi.
  • Jangan gunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut Penggunaan kondisioner bukanlah suatu keharusan bagi pemilik rambut berminyak. Karena sebenarnya, kondisioner digunakan untuk membantu menutrisi dan melembabkan rambut. Namun, boleh-boleh saja bila Anda memang ingin menggunakan kondisioner, asalkan penggunaannya tidak terlalu sering. Penggunaan kondisioner yang terlalu sering akan membuat rambut semakin lembab dan berminyak. Anda yang memiliki rambut berminyak dapat memilih jenis kondisioner yang oil-free atau jenis kondisioner yang kandungan minyaknya sedikit.
    Ada satu hal yang perlu diingat oleh pemilik rambut berminyak dalam menggunakan kondisioner adalah jangan pernah menggunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut. Kulit kepala merupakan tempat produksi sebum (minyak), sementara akar rambut adalah bagian yang paling dekat dengan kulit kepala (tempat produksi minyak).
    Menggunakan kondisioner pada kulit kepala dan akar rambut justru akan membuat rambut jadi tambah lembab dan berminyak. Sebaiknya, gunakan kondisioner hanya pada bagian atas (bukan akar rambut), tengah, sampai ke ujung rambut. Bagian ujung rambut adalah salah satu area yang paling perlu diberi lebih banyak kondisioner karena bagian ujung rambut lebih mudah bercabang.
  • Kurangi kebiasaan terlalu sering memegang dan menyisir rambut Sebaiknya kurangi kebiasaan memegang rambut dengan tangan. Sering memegang rambut akan membuat minyak di kulit kepala tersebar lebih cepat ke seluruh bagian rambut dan kepala, sehingga pada akhirnya rambut akan tampak lebih berminyak. Selain memegang, hindari juga terlalu sering menyisir rambut. Tekanan dan sentuhan dari sisir yang terlalu sering mengenai kulit kepala akan merangsang kelenjar minyak pada kulit kepala untuk lebih aktif lagi dan memproduksi minyak lebih banyak lagi. Atur dan sisirlah rambut Anda bila diperlukan saja, jangan terlalu sering.
  • Gunakan masker rambut alami khusus untuk rambut berminyak Rawatlah rambut berminyak Anda dengan menggunakan masker rambut yang terbuat dari bahan-bahan alami yang memang berkhasiat untuk membantu mengatasi masalah minyak berlebih pada rambut.
    Anda dapat membuat masker rambut sendiri di rumah. Misalnya, masker rambut yang terdiri dari campuran baking soda dan air lemon. Cara membuatnya, campurkan sedikit baking soda dengan air hangat, lalu tambahkan 1 sendok teh air jeruk lemon, aduk rata. Gunakan masker ini pada kulit kepala Anda, sambil pijat kulit kepala Anda dengan menggunakan ujung jari (bukan kuku). Gunakan secara merata ke seluruh bagian kulit kepala Anda, diamkan sebentar, setelah itu bilas bersih dengan air dingin.
    Selain masker baking soda dan lemon, Anda juga dapat merawat rambut berminyak Anda dengan beberapa bahan lainnya, seperti lidah buaya, lemon, kuning, telur, madu, inai, dan lain-lainnya.
Demikianlah beberapa tips dan cara perawatan rambut berminyak yang perlu diperhatikan. Semoga berguna untuk Anda

6 Pengaruh Buruk Stres Bagi Kulit

6 Pengaruh Buruk Stres Bagi Kulit

Jauhi stres, karena stres bisa mengganggu kesehatan fisik dan mental Anda. Beragam penyakit mengintai Anda yang sering mengalami stres. Tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, stres juga memberikan dampak/pengaruh yang buruk bagi kecantikan Anda. Kulit Anda bisa terkena imbas dari stres berkebanjangan yang menyerang Anda. Seperti apa pengaruh buruk stres pada kulit?
  1. Stres mengganggu regenerasi sel-sel kulit
    Seseorang yang mengalami stres lebih beresiko mengalami gangguan tidur. Padahal, tidur sangatlah penting untuk membantu regenerasi sel-sel kulit. Karena stres, maka regenerasi sel kulit menjadi terganggu. Ditambah lagi, gangguan tidur akibat stres dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam membuang racun. Bahan kimia yang terkandung dalam produk-produk kecantikan dan perawatan kulit dapat mengendap pada kulit. Akibatnya, kesehatan kulit terganggu, kulit menjadi kusam, mudah berjerawat dan timbulnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit seperti flek atau noda hitam. Kurang tidur karena stres juga dapat menyebabkan area kulit di bawah mata menjadi kehitaman (timbul kantung mata).
  2. Stres menurunkan elastisitas kulit
    Stres memicu tubuh melepaskan hormon yang bisa mengganggu peredaran darah pada kulit. Karena peredaran darah terganggu, maka aliran oksigen dan nutrisi yang diperlukan kulit juga akan terhambat. Akibatnya, kulit tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi sebagaimana yang diperlukannya. Hal ini akan mengganggu elastisitas kulit, membuat kulit jadi kendur (tidak kencang), keriput, dan kasar. Dampak Pengaruh Buruk Stres Bagi Kulit
  3. Stres membuat kulit menjadi kering
    Efek negatif lainnya dari stres adalah membuat kulit menjadi kering. Stres menciptakan lubang kecil di membran sel yang memungkinkan air keluar dari sel. Hormon stres kortisol yang dilepaskan saat stres akan membuat kulit kehilangan kemampuan menahan air. Akibatnya, kelembaban kulit jadi berkurang, dan kulit menjadi kering.
  4. Stres menyebabkan kulit mudah berjerawat
    Kelenjar minyak sebum pada kulit memiliki reseptor bagi hormon stres. Saat stres terjadi, maka produksi minyak sebum pada kelenjar ini akan semakin aktif. Kondisi ini, ditambah dengan penumpukan sel kulit mati dan bekteri pada pori-pori kulit dapat menimbulkan jerawat. Selain itu, saat stres, lapisan sel kulit mati pada permukaan kulit menjadi tipis sementara pori-pori kulit akan membesar. Kondisi ini membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap dampak buruk dari paparan sinar ultraviolet, polusi, bahan kimia pada produk kosmetik, dan lainnya. Polusi, produk kimia, dan kotoran yang mengendap pada pori-pori kulit dapat memicu timbulnya jerawat.
  5. Stres menciptakan kerutan pada kulit
    Peningkatan kadar kortisol (hormon stres) pada kulit membuat terjadinya peningkatan kadar gula pada darah. Kelebihan jumlah molekul gula dalam darah ini dapat merusak kolagen kulit yang membuat kulit menjadi kendur, keriput, dan timbul banyak kerutan.
  6. Stres menimbulkan iritasi, gatal-gatal, dan kemerahan pada kulit
    Bagian epidermis kulit dan lapisan kulit di bawahnya membentuk lapisan pelindung yang kuat yang dapat menghalau masuknya bakteri ke dalam kulit. Saat stres, lapisan pelindung ini menjadi rapuh dan tidak bekerja optimal dalam menghalau masuknya bakteri ke dalam kulit. Ini berarti, bakteri bisa masuk ke dalam kulit dan mampu memicu timbulnya keluhan gatal-gatal, iritasi, dan kemerahan pada kulit.
Stres juga dapat membuat wanita menjadi semakin malas untuk memperhatikan dan merawat kulitnya. Akibatnya, saat stres kulit menjadi semakin tidak terawat dan keluhan-keluahan pada kulit jadi semakin parah. Keluhan-keluhan pada kulit akibat stres tentu sangat tidak diinginkan oleh kaum wanita. Oleh karena itu, bila Anda tidak ingin kecantikan dan kesehatan kulit Anda terganggu, maka jauhilah stres.


Gaya Rambut

Potongan Rambut Pria Sesuai Bentuk Wajah

Setiap orang memiliki bentuk wajah yang berbeda-beda, entah itu pria, maupun wanita. Perbedaan bentuk wajah tersebut, membuat seseorang harus pandai-pandai memilih bentuk dan model potongan rambut yang sesuai. Potongan rambut yang tidak sesuai akan membuat penampilan seseorang terlihat aneh, atau bahkan terlihat lebih tua. Dalam menentukan gaya rambut, tidak bisa hanya dengan melihat trend, tapi juga harus mempertimbangkan bentuk wajah.
Nah, untuk kamu kaum pria, berikut ini ada beberapa informasi potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah: 


1. Bentuk wajah bulat
bentuk wajah bulat
Ciri bentuk wajah yang bulat dapat terlihat dari panjang dan lebar wajah yang hampir sama. Dalam pemilihan model rambut, perhatikan rambut bagian samping kanan dan kiri wajah.
Untuk kamu yang memiliki bentuk wajah yang bulat, sebaiknya hindari gaya rambut yang bervolume di sisi wajah, hal itu akan membuat wajah terlihat semakin bulat. Pilih gaya rambut yang cukup bervolume di atas, namun tipiskan rambut bagian sisi untuk menyamarkan bentuk wajah yang bulat dan memberi kesan wajah lebih oval.


2. Bentuk wajah kotak
bentuk wajah kotak
Bentuk wajah kotak terlihat dari bentuk dahi dan rahang yang lebar, menyerupai bentuk persegi. Pemilik wajah kotak ini harus pandai memilih gaya rambut. Potongan rambut semi panjang dapat menjadi pilihan untuk mengurangi kesan kaku pada wajah.
Model potongan rambut untuk wajah kotak sebaiknya memiliki banyak volume,dan lapisan. Sentuhan rambut di sisi kanan dan kiri dapat menyamarkan bentuk wajah yang kotak. Hindari potongan rambut yang terlalu panjang atau pendek, karena hal itu akan semakin menegaskan bentuk persegi pada wajah yang kotak.


3. Bentuk wajah oval
bentuk wajah oval
Bentuk wajah ini adalah yang paling ideal, baik bagi pria maupun wanita. Bentuk wajah ini cocok untuk semua gaya rambut, panjang, atau pendek. Jenis rambut lurus, berombak, atau bahkan keriting juga cocok untuk bentuk wajah ini. Pemilik bentuk wajah oval biasanya memilih gaya rambut semi panjang.


4. Bentuk wajah berlian (diamond)
bentuk wajah berlian (diamond)
Pemilik bentuk wajah ini sebaiknya memilih gaya rambut semi panjang atau panjang, untuk menyiasati bentuk wajah yang sempit, dan tulang pipi yang lebar. Sebaiknya hindari potongan rambut yang bervolume ke atas atau meninggi ke arah kepala, karena hal itu akan semakin menegaskan bentuk wajah anda.


5. Bentuk wajah segitiga
bentuk wajah segitiga
Bentuk wajah ini terlihat jelas dengan bentuk dahi yang sempit, namun memiliki tulang rahang yang lebar. Pemilik wajah ini sebaiknya menghindari bentuk potongan rambut yang bervolume di sekitar rahang dan dagu, karena hal itu akan mempertegas bentuk tulang rahang yang lebar.
Pemilik wajah segitiga sebaiknya memilih potongan rambut semi panjang yang ringan, namun sedikit bervolume dibagian atas kepala, untuk menyamarkan bentuk dahi yang sempit.


6. Bentuk wajah lonjong/panjang
bentuk wajah lonjong panjang
Bentuk wajah panjang dapat terlihat sangat jelas dari panjang area dahi hingga dagu yang lebih panjang dari lebar wajah. Pemilik wajah lonjong sebaiknya memilih potongan rambut pendek, dengan sentuhan layered cut. Hindari pemilihan rambut panjang ataupun semi panjang, karena hal itu justru akan mempertegas bentuk wajah yang lonjong/panjang.




Pemilihan gaya rambut sebaiknya memang tidak sembarangan atau hanya sekedar mengikuti trend, tapi juga memperhatikan aspek bentuk wajah, supaya bisa menyempurnakan penampilan kamu. Bagi pemilik wajah oval, patut bersyukur, karena bentuk wajah oval cocok dengan segala jenis potongan rambut. Mulai sekarang, cobalah untuk memperhatikan bentuk wajahmu sebelum menentukan gaya rambut apa yang diinginkan

STMIK KADIRI



Profil

 

Profil STMIK Kadiri
Dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan Lembaga Pendidikan yang ada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Nusantara maka mulai tahun 2000 Pengurus Yayasan membentuk Panitia usulan pendirian Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kadiri.

Adapun landasan filosofis didirikannya STMIK Kadiri adalah upaya membangun manusia dengan meningkatkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa indonesia. Pendirian STMIK Kadiri diharapkan akan memberikan sumbangan pengembangan teknologi di Indonesia serta menyelesaikan masalah-masalah teknologi yang ada.

Berdasarkan SK Mendikbud No. 64/D/O/2001 tanggal 5 Juli 2001 Yayasn Pendidikan Pelita Nusantara diperkenankan menyelenggarakan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kadiri. STMIK berada di lokasi Balowerti II No. 26-30 Kediri. Dengan berdirinya STMIK KADIRI juga mendapatkan sambutan dari masyarakat terutama di Kediri dan sekitarnya. Dengan dibuktikan dengan setiap tahun Mahasiswa baru semakin Meningkat.

STMIK Kadiri membuka dua program studi yaitu Strata Sistem Informasi dan Diploma Tiga Manajemen Informatika.